Anies Ajak Umat Islam DKI Serempak Baca Al-Fatihah dan Ar-Rahman, Besok Pukul 10.00 WIB


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak umat Islam di Jakarta untuk meramaikan kegiatan membaca surat Al-Fatihah dan Ar-Rahman secara serentak pada esok hari, Rabu (20/4/2022).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Baznas atau Bazis DKI Jakarta itu dibalut dalam program Jakarta Cinta Quran. Anies menyebut program itu sebagai program yang luar biasa.

BACA JUGA :


"Kepada seluruh umat muslim yang di Jakarta yang dirahmati Allah, Bazis dan Baznas DKI Jakarta menyelenggarakan sebuah kegiatan yang bernama Jakarta cinta Quran. Ini adalah sebuah program yang diselenggarakan oleh Baznas (Bazis) dan saya ingin ikut mendukung. Mari kita sama-sama ikut dalam sebuah gerakan yang luar biasa ini," kata Anies dalam tayangan video yang beredar di media sosial, Selasa (19/5/2022).

Anies menyatakan, pada kegiatan baca Al-Quran secara massal besok itu, Baznas dan Bazis DKI Jakarta telah merekomendasikan surat yang dibaca. Anies mengatakan, kegiatan itu bisa dilakukan di mana saja.

"Bagaimana caranya Baznas, Bazis telah memberikan tuntunannya yaitu pada tanggal 20 April 2022, jam 10.00 WIB, warga Jakarta diajak untuk bersama-sama membaca Al-Quran pada waktu yang sama di tempat masing-masing. Bisa di rumah, bisa di halte, bisa di stasiun, bisa di kantor, bisa di taman, bisa di masjid di mana saja," katanya.

Anies mengatakan, aksi membaca surat Al-Quran secara serentak itu, merupakan ekspresi rasa syukur atas karunia Tuhan. Anies berharap, kegiatan tersebut bakal direspons dengan baik oleh masyarakat ibu kota.

"Adapun ayat yang diusulkan dibaca adalah surat Al-Fatihah dan surat Ar-Rahman sebagai wujud rasa syukur kita atas nikmat yang dianugerahkan kepada kita semua, kita semua berharap kegiatan ini nanti bisa sama-sama kita lakukan," katanya.


Seperti diketahui, kegiatan membaca Al-Quran serentak bermula dari aksi masyarakat di Malioboro, Yogyakarta beberapa waktu lalu. Bedanya, di Yogyakarta aksi itu dilakukan bersama-sama di satu tempat. Aksi itu lalu menjalar ke daerah lain.

Kali ini, aksi membaca Al-Quran secara serentak itu dilakukan di Jakarta dengan konsep yang berbeda. Kegiatan membaca Al-Quran itu bisa dilakukan di mana saja. Termasuk di area fasilitas publik.